Kamis, 26 Oktober 2017

Orang-Orang yang Paling Beruntung

Orang-Orang yang Paling Beruntung


Siapakah Orang-Orang yang Paling Beruntung di dunia dan Akhirat, ya inilah yang menjadi pembahasan selanjutnya, ketika saya mencari Sebuah Makalah Yang berjudul Problematika Madrasah Diniyah, maka saya menjumpai blog yang membahas tentang Orang-Orang yang Paling Beruntung dengan judul artikelnya Siapakah Orang-Orang yang Beruntung?, karena saya tertarik maka langsu saja saya Copy Artikelnya, jika sobat Ingin melihat Langsung silahkan Kunjungi saya kerenz-abiz

Mari kita Lihat dua kitab tafsir yang ditulis oleh ulama kontemporer, Tafsir al-Maraghi karya Syaikh Ahmad ibn Mushthafa al-Maraghi rahimahullah dan at-Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa asy-Syari’ah wa al-Manhaj karya Syaikh Dr. Wahbah ibn Mushthafa az-Zuhaili hafizhahullah, pada surah al-Mu’minuun ayat 1 – 11. Dari ayat-ayat tersebut, akan jelas bagi kita siapakah orang-orang yang beruntung.

Menurut dua kitab tersebut –menjelaskan makna ayat di awal-awal surah al-Mu’minuun–, Allah ta’ala menetapkan tujuh sifat orang-orang yang beruntung. Berikut sifat-sifat tersebut beserta sedikit tambahan penjelasan dari saya untuk lebih mendekatkan pemahaman.

1. Beriman (قد أفلح المؤمنون)

Yaitu beriman kepada Allah ta’ala, Rasul-rasul-Nya dan hari akhir. Ini sifat pertama yang dimiliki oleh orang-orang yang beruntung, sekaligus menafikan keberuntungan hakiki bagi orang-orangyang tidak beriman kepada Allah ta’ala, Rasul-rasul-Nya dan hari akhir.

2. Khusyu’ dalam shalat (الذين هم في صلاتهم خاشعون)

Yaitu merendahkan diri di hadapan Allah ta’ala seraya merasa takut akan mendapat azab-Nya. Al-Hakim meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat dengan mengangkat pandangannya ke langit, kemudian turun ayat ini, setelah itu Rasulullah mengalihkan pandangan beliau ke tempat sujud.

Khusyu’ adalah amalan hati dan tampak dari tenangnya anggota tubuhnya. Khusyu’ dalam shalat wajib hukumnya dilihat dari sisi:

a) Untuk mentadabburi apa yang ia baca, sebagaimana firman Allah ta’ala dalam surah Muhammad ayat 24: {أفلا يتدبرون القرآن أم على قلوب أقفالها}.

b) Untuk mengingat Allah dan takut akan siksanya, sebagaimana firman Allah ta’ala dalam surah Thaha ayat 14: {وأقم الصلاة لذكري}.

c) Orang yang shalat sedang ber-munajah dengan Tuhannya, dan orang yang lalai (tidak khusyu’) tidak bisa dikatakan sedang ber-munajah.

Khusyu’ dalam shalat, menurut mayoritas ulama, bukanlah syarat wajib dalam shalat dari sisi taklif hukum syara’, melainkan syarat untuk mendapatkan pahala dan mencapai ridha Allah ta’ala. Artinya, shalat yang tidak khusyu’ tetap sah, namun tidak berpahala.

3. Menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak berguna (والذين هم عن اللغو معرضون)

Yaitu meninggalkan segala hal yang haram, makruh, serta perkara-perkara mubah yang tidak ada kebaikan di dalamnya. Termasuk meninggalkan perkataan dusta, senda gurau yang berlebihan dan caci maki, serta meninggalkan seluruh kemaksiatan dan segala perkataan dan perbuatan yang tidak ada manfaatnya.

Hal ini sebagaimana firman Allah ta’ala dalam surah al-Furqan ayat 72:

وإذا مروا باللغو مروا كراما

Artinya: “Dan jika mereka melewati orang-orang yang melakukan hal-hal yang tidak berguna, mereka berlalu saja (tak menghiraukan orang-orang yang melakukan hal-hal yang tidak berguna tersebut) dengan tetap menjaga kehormatan mereka.”

4. Menunaikan zakat (والذين هم للزكاة فاعلون)

Az-Zuhaili memaparkan bahwa ada perbedaan pendapat di kalangan mufassir memahami ayat ke-4 pada surah al-Mu’minuun ini, yaitu tentang pengertian الزكاة di ayat ini. Apakah yang dimaksud adalah zakat harta, padahal zakat harta baru diwajibkan di Madinah, sedangkan ayat ini makkiyah. Jika dipahami zakat harta, bisa jadi kewajiban zakat sudah ada sejak di Makkah, namun nishab dan batasan tertentunya baru ada di Madinah. Bisa juga maksudnya adalah zakah an-nafs (pembersihan diri) dari syirik dan berbagai kotoran. Bisa juga maksudnya adalah zakat harta sekaligus zakat an-nafs.

Bagaimanapun, pembersihan harta dengan zakat harta maupun pembersihan diri dari syirik dan kotoran (الدنس) merupakan kewajiban bagi seorang muslim.

5. Menjaga kemaluan (والذين هم لفروجهم حافظون إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم فإنهم غير ملومي)

Yaitu menjaga kemaluannya dari yang haram, tidak melakukan dan tidak mendekati perbuatan yang haram tersebut, seperti perbuatan zina dan liwath. Mencukupkan diri dengan yang halal saja, yaitu istri yang telah dihalalkan oleh Allah melalui akad nikah (maksimal 4 orang), serta budak-budak yang dimiliki (catatan: saat ini budak sudah tidak ada lagi).

Barangsiapa yang mencukupkan diri dengan yang halal, maka tidak ada celaan dan dosa atasnya. Sebaliknya, siapapun yang mencari selain yang halal tersebut, maka ia telah melampaui batas dan melanggar hukum Allah, sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah ta’ala dalam surah al-Mu’minuun ayat 7:

فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون

Artinya: “Barangsiapa yang mencari selain yang halal tersebut, maka sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang melampaui batas.”

Menurut az-Zuhaili ayat di atas merupakan dalil atas haramnya mut’ah dan onani.

6. Menjaga amanah dan janji (والذين هم لأماناتهم وعهدهم راعون)

Yaitu jika diberi amanah tidak berkhianat, dan jika berjanji ditepati. Menunaikan amanah dan menepati janji merupakan sifat orang-orang yang beriman, sebaliknya sifat khianat dan suka melanggar janji merupakan sifat orang munafiq. Hal ini disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana yang diriwayatkan oleh Syaikhan, at-Tirmidzi dan an-Nasai dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berikut ini:

آية المنافق ثلاث: إذا حدث كذب، وإذا وعد أخلف، وإذا ائتمن خان

Artinya: “Ciri orang munafiq ada tiga: jika berbicara ia berdusta, jika berjanji ia melanggar, dan jika diberi amanah ia berkhianat.”

Juga sebagaimana firman Allah ta’ala dalam surah al-Anfaal ayat 27:

يا أيها الذين آمنوا لا تخونوا الله والرسول وتخونوا أماناتكم

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kalian mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepada kalian.”

Amanah dan janji yang dimaksud ini mencakup seluruh amanah dan janji yang dipercayakan kepada manusia, baik dari Tuhannya maupun dari sesama manusia, seperti pelaksanaan taklif-taklif syari’ah, titipan harta dan pelaksanaan berbagai akad.

7. Menjaga shalat (والذين هم على صلواتهم يحافظون)

Yaitu melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, sempurna rukun dan syaratnya serta mengerjakannya sesuai waktunya. Diriwayatkan dalam Shahihayn, Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘يا رسول الله، أي العمل أحب إلى الله؟’, kemudian Rasulullah menjawab, ‘الصلاة على وقتها’, Ibn Mas’ud bertanya lagi, ‘kemudian apa?’, Rasulullah menjawab, ‘بر الوالدين’, Ibn Mas’ud bertanya lagi, ‘kemudian apa?’, Rasulullah menjawab, ‘الجهاد في سبيل الله’.

Allah subhanahu wa ta’ala membuka penyebutan sifat-sifat orang yang beruntung di surah al-Mu’minuun ini dengan shalat, dan menutupnya juga dengan shalat. Ini menunjukkan teramat besarnya keutamaan ibadah ini. Hal ini juga ditunjukkan oleh Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam riwayat Ahmad, Ibn Majah, al-Hakim, dan al-Baihaqi dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu berikut ini:

استقيموا ولن تحصوا، واعلموا أن خير أعمالكم الصلاة، ولا يحافظ على الصلاة إلا مؤمن

Artinya: “Istiqamahlah kalian, dan jangan menghitung-hitungnya, dan ketahuilah bahwa sebaik-baiknya amal kalian adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga shalat kecuali seorang mukmin.”

Setelah menyebutkan sifat-sifat orang yang beruntung di atas, Allah ta’ala menyebutkan pahala untuk mereka, yang terekam dalam surah al-Mu’minuun ayat 10 dan 11.

أولئك هم الوارثون، الذين يرثون الفردوس هم فيها خالدون

Artinya: “Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, yaitu orang-orang yang mewarisi Firdaus, mereka kekal di dalamnya.”

Allah menetapkan balasan berupa surga Firdaus bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat terpuji yang telah disebutkan sebelumnya. Dalam Shahihayn, diriwayatkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang surga Firdaus:

إذا سألتم الله الجنة، فاسألوه الفردوس، فإنه أعلى الجنة وأوسط الجنة، ومنه تفجر أنهار الجنة، وفوقه عرش الرحمن

Artinya: “Jika kalian meminta balasan surga kepada Allah, maka mintalah Firdaus. Karena ia adalah surga yang tertinggi dan pusatnya surga, darinya terpancar sungai-sungai di surga, dan di atasnya adalah ‘arsy dari ar-Rahman.”

Kamis, 02 Februari 2017

Kuasai Ilmu dan bangun jaringan relasi Apakah anda tahu siapa yang dalam sejarah dunia dicatat sebagai raja kapal ? Ya, dia adalah Aristotle Onasis. Dikisahkan saat Onasis berusia berusia 17 tahun ia sangat ingin bertemu dengan seorang pedagang tembakau besar di Amerika, tiap hari dia berdiri di tepi jalan yang sering dilewati pedagang itu sambil melambaikan tangan.Setiap sang pedagang melihat dari jendela ke seberang jalan selalu dilihat anak miskin itu melambaikan tangan dengan antusias. Pedagang itu melihat terus menerus tiap hari. Pada hari ketujuh, karena penasaran pedagang itu berhenti dan menjumpai Onasis dan bertanya : ''Setiap hari aku melihat kamu melambaikan tanganmu, ada apa anak muda?''. Onasis berkata tanpa basa-basi : ''Saya bisa mencarikan tembakau yang lebih bagus dari Brazil, anda tak perlu bayar dulu. Apabila nanti tembakau sudah datang, tetapi kualitasnya tidak bagus dan harganya juga tidak lebih murah, anda tak perlu membayarnya''. Setelah beberapa saat berbincang pedagang itu tertarik, karena daya juang anak itu dan setelah dipikir tawaran itu tak ada resiko. Onasis kembali berkata : ''Bolehkah saya minta surat kontrak bahwa anda akan beli tembakau jika kualitasnya bagus dan harga rendah, untuk tahap awal beberapa ton saja dan pembayaran baru akan dilakukan setelah barang tiba. Jika kualitas tidak bagus anda tak perlu bayar,'' ujarnya. Pedagang itupun menyanggupinya karena tak ada resiko. Dengan bermodalkan surat itu, Onasis mengumpulkan para pedagang tembakau besar di Brazil. Para pedagang yang semula tidak percaya menjadi yakin setelah melihat surat kontrak itu dan mengecek kebenarannya. Onasispun minta surat kontrak, jika pembelian terjadi, dia akan dapatkan persentase. Singkat kata transaksipun terjadi berulangkali dan singkat cerita Onasis menjadi kaya mendadak, sampai akhirnya menjadi raja kapal, berkat kerja keras dan jiwa juangnya yang tangguh. Jadi ini merupakan bukti bahwa untuk menjadi pengusaha sukses bisa dilakukan tanpa modal asalkan berani bertindak dan punya banyak relasi orang sukses. Strategi bisnis tanpa modal adalah dengan kita menjadi marketing agent atau makelar, strategi lain adalah dengan kerjasama. Kita yang memberikan waktu, tenaga dan keahlian, orang lain yang menyediakan modalnya. Atau menggunakan cara konvensional, berkarir dulu sambil menabung mengumpulkan modal dan menjalin relasi dengan orang-orang sukses. Intinya jangan dulu terfokus pada hasil, namun kuasai ilmunya dan membangun jaringan relasi.


Apakah anda tahu siapa yang dalam sejarah dunia dicatat sebagai raja kapal ? Ya, dia adalah Aristotle Onasis. Dikisahkan saat Onasis berusia berusia 17 tahun ia sangat ingin bertemu dengan seorang pedagang tembakau besar di Amerika, tiap hari dia berdiri di tepi jalan yang sering dilewati pedagang itu sambil melambaikan tangan.Setiap sang pedagang melihat dari jendela ke seberang jalan selalu dilihat anak miskin itu melambaikan tangan dengan antusias. Pedagang itu melihat terus menerus tiap hari.

Pada hari ketujuh, karena penasaran pedagang itu berhenti dan menjumpai Onasis dan bertanya : ''Setiap hari aku melihat kamu melambaikan tanganmu, ada apa anak muda?''.

Onasis berkata tanpa basa-basi : ''Saya bisa mencarikan tembakau yang lebih bagus dari Brazil, anda tak perlu bayar dulu. Apabila nanti tembakau sudah datang, tetapi kualitasnya tidak bagus dan harganya juga tidak lebih murah, anda tak perlu membayarnya''.

Setelah beberapa saat berbincang pedagang itu tertarik, karena daya juang anak itu dan setelah dipikir tawaran itu tak ada resiko. Onasis kembali berkata : ''Bolehkah saya minta surat kontrak bahwa anda akan beli tembakau jika kualitasnya bagus dan harga rendah, untuk tahap awal beberapa ton saja dan pembayaran baru akan dilakukan setelah barang tiba. Jika kualitas tidak bagus anda tak perlu bayar,'' ujarnya.

Pedagang itupun menyanggupinya karena tak ada resiko. Dengan bermodalkan surat itu, Onasis mengumpulkan para pedagang tembakau besar di Brazil. Para pedagang yang semula tidak percaya menjadi yakin setelah melihat surat kontrak itu dan mengecek kebenarannya.

Onasispun minta surat kontrak, jika pembelian terjadi, dia akan dapatkan persentase. Singkat kata transaksipun terjadi berulangkali dan singkat cerita Onasis menjadi kaya mendadak, sampai akhirnya menjadi raja kapal, berkat kerja keras dan jiwa juangnya yang tangguh.
Jadi ini merupakan bukti bahwa untuk menjadi pengusaha sukses bisa dilakukan tanpa modal asalkan berani bertindak dan punya banyak relasi orang sukses.

Strategi bisnis tanpa modal adalah dengan kita menjadi marketing agent atau makelar, strategi lain adalah dengan kerjasama. Kita yang memberikan waktu, tenaga dan keahlian, orang lain yang menyediakan modalnya. Atau menggunakan cara konvensional, berkarir dulu sambil menabung mengumpulkan modal dan menjalin relasi dengan orang-orang sukses. Intinya jangan dulu terfokus pada hasil, namun kuasai ilmunya dan membangun jaringan relasi.

Senin, 30 Desember 2013

Cara bongkar Laptop Toshiba Satellite L355/L355D


Langkah 1. Lepaskan baterai laptop. Lepaskan dua sekrup penutup cover harddisk kemudian lepaskan dari tempatnya. Lepaskan satu sekrup penutup cover memori dan lepaskan dari tempatnya. (klik gambar agar lebih jelas) Lihat Gambar: Langkah 2. Tarik harddisk ke kiri lalu Lepaskan dari motherboard. lepaskan juga kedua modul memori. Lihat Gambar: Langkah 3 lepas satu sekrup penahan DVD drive ( lingkaran merah ). Dorong DVD drive dengan obeng min kecil atau dengan sebuah testpen lepaskan DVD drive dari laptop. Lihat Gambar: Langkah 4. lepaskan semua sekrup di bagian bawah laptop. Lihat Gambar: Langkah 5. Lepaskan panel keyboard menggunakan obeng min berukuran kecil, lakukan dengan hati-hati panel tersebut gampang patah. Lihat Gambar: Langkah 6. Lepaskan empat buah sekrup penahan keyboard. Tekan kunci plastik ( panah merah ) dan melepaskan keyboard. Lihat Gambar: langkah 7. Angkat keyboard dengan Hati-hati karena kabel konektor keyboard masih melekat pada motherboard. Lihat Gambar: Langkah 8. buka konektor keyboard dengan menggeser kunci konektor berwarna coklat kearah atas dari rumah konektor sekitar 1-2 mm. setelah kunci konektor terbuka, cabut kabel keyboard. Lihat Gambar: Langkah 9. Cabut dan lepaskan kabel yang ditunjukan dengan panah merah. Lihat Gambar: Langkah 10. Pisahkan casing penutup atas dari casing laptop bagian bawah. Masukkan pick gitar diantara pembatas casing penutup atas dan casing bawah laptop. lakukan dengan hati-hati saat memindahkannya pick gitar di sepanjang sisi pembatas casing. Lihat Gambar: Langkah 11. setelah casing atas laptop terbuka sedikit, lanjutkan membukanya dengan jari-jari anda. Lihat Gambar: Langkah 12. angkat dan lepaskan cover casing bagian atas. Lihat Gambar: langkah 13. Anda dapat melihat laptop pada gambar dibawah ini tanpa cover penutup atas. Lihat Gambar: Langkah 14. Lepaskan semua konektor kabel yang ditandai dengan panah merah. lepaskan 2 kabel antena dari wirelee card. Lihat Gambar: Langkah 15. Lepaskan juga konektor berikut ini Lihat Gambar: Langkah 16. lepaskan 1 buah sekrup penahan motherboard dan satu buah sekrup penahan kipas pendingin. Lihat Gambar: Langkah 17. lepaskan kabel DVD driver dari samping sebelah kanan motherboard. Lihat Gambar: Langkah 18. Angkat dan lepaskan motherboard dari casing laptop bagian bawah. Lihat Gambar: Langkah 19. Motherboard sudah terlepas dari casing laptop bagian bawah, anda bisa lepaskan heat sink kipas pendingin dan processor. Lihat Gambar:

Jumat, 10 Mei 2013

Lantunan Ayat Qur'an membuat Sembuh Penyakit


Oleh: aanzar fafarajaneyna

Pembaca yang budiman! Saya dapat mengatakan dengan yakin menurut pengalaman saya  suatu perubahan  dalam hidup Anda. Anda bisa mendapatkan hasil yang besar yang tidak terduga dapat mengubah hidup Anda benar-benar seperti yang terjadi pada diri saya sebelumnya.

Apa yang harus Anda lakukan adalah  mendengarkan pembacaan Al Qur’an sebanyak yang Anda dapat setiap saat: di pagi hari, sore hari, di malam hari, ketika Anda sedang tidur, ketika Anda bangun dan sebelum tidur. Yang Anda butuhkan untuk mendengarkan Al Qur’an adalah memiliki media seperti Laptop, tape recorder, sebuah iPod atau mp3 dengan headphone, TV, radio atau perangkat lain.
Bunyi bacaan Al Qur’an memiliki gelombang suara yang memiliki frekuensi tertentu dan panjang gelombang tertentu. Gelombang ini menyebarkan medan  gelombang  yang mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangannya. Ini  mendukung kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan penyakit atau bahkan penyakit seperti kanker. Kanker adalah suatu kelainan pada kinerja sel, sehingga menperdengarkan Al Qur’an berarti memprogram sel layaknya komputer yang penuh virus yang “diformat ulang” dan di-install dengan program-program baru agar dapat bekerja efektif. Inilah  program buatan yang manusia lakukan untuk komputer. Bagaimana dengan program yang dilaksanakan dalam kata-kata Allah, pencipta semua manusia?

Efek yang menakjubkan yang dihasilkan dari mendengarkan  bacaan Quran

Terus-menerus mendengarkan bacaan Al Qur’an memberi Anda hasil berbuah nyata berikut:

– meningkatkan kekebalan tubuh

– meningkatkan  kreativitas

– meningkatkan kemampuan konsentrasi

– menyembuhkan penyakit kronis dan tak tersembuhkan

mengubah perilaku dan memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan lebih baik dan mendapatkan kepercayaan

– menciptakan kedamaian dan menyembuhkan ketegangan saraf

– menyembuhkan kegelisahan, dan iritasi

– meningkatkan kemampuan mengambil keputusan yang tepat

– mengurangi rasa takut dan ragu-ragu

– meningkatkan dan memperkuat kepribadian

– menyembuhkan penyakit normal seperti alergi, sakit kepala, flu, dll

– meningkatkan kemampuan pidato

– melindungi dari penyakit seperti kanker dan sebagainya

– Mengubah beberapa kebiasaan buruk seperti makan berlebihan dan merokok.

Pembaca yang budiman! Hal-hal yang saya sebutkan di atas adalah hasil yang saya sendiri punya: Aku ingat, aku adalah seorang perokok berat dan tidak bisa membayangkan pernah berhenti merokok, tapi setelah terus-menerus mendengarkan Al Qur’an ternyata aku berhenti merokok tanpa usaha. Aku benar-benar terkejut “bagaimana hidupku berubah dan mengapa? Tapi setelah saya membaca tentang teknik terbaru dalam penyembuhan, salah satunya adalah terapi oleh suara dan frekuensi suara, aku tahu rahasia ini perubahan besar dalam hidup saya. Itu adalah mendengarkan  bacaan Al Qur’an. Apa yang saya lakukan adalah hanya sekadar mendengarkan Al Qur’an terus menerus.

Untuk menyimpulkan, saya  suka untuk menceritakan fakta yang saya temui dan benar-benar mencoba: apapun Anda menghabiskan waktu Anda dalam membaca atau mendengarkan Al Qur’an, Anda akan menemukan bahwa kali ini tidak akan sia-sia atau menurun. Tetapi Anda akan melihat bahwa Anda akan selalu memiliki waktu ekstra. Anda akan menemukan bahwa karya-karya yang sama kadang-kadang membutuhkan waktu berhari-hari atau jam yang harus dilakukan dapat selesai dalam beberapa menit saja!

Kisah Seorang Pemuda Dan Bidadari Bermata Jeli




Abdul Wahid bin Zaid berkata, “Ketika kami sedang duduk-duduk di majelis kami, aku pun sudah siap dengan pakaian perangku, karena ada komando untuk bersiap-siap sejak Senin pagi. Kemudian saja ada seorang laki-laki membaca ayat, (artinya) ‘Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan memberi Surga.’ (At-Taubah: 111). Aku menyambut, “Ya, kekasihku.”
Laki-laki itu berkata, “Aku bersaksi kepadamu wahai Abdul Wahid, sesungguhnya aku telah menjual jiwa dan hartaku dengan harapan aku memperoleh Surga.”

Aku menjawab, “Sesungguhnya ketajaman pedang itu melebihi segala-galanya. Dan engkau sajalah orang yang aku sukai, aku khawatir manakala engkau tidak mampu bersabar dan tidak mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini.”

Laki-laki itu berkata, “Wahai Abdul Wahid, aku telah berjual beli kepada Allah dengan harapan mendapat Surga, mana mungkin jual beli yang aku persaksikan kepadamu itu akan melemah.” Dia berkata, “Nampaknya aku memprihatinkan kemampuan kami semua, …kalau orang kesayanganku saja mampu berbuat, apakah kami tidak?” Kemudian lelaki itu menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah kecuali seekor kuda, senjata dan sekedar bekal untuk perang. Ketika kami telah berada di medan perang dialah laki-laki pertama kali yang tiba di tempat tersebut. Dia berkata, “Assalamu ‘alaika wahai Abdul Wahid,” Aku menjawab, “Wa’alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh, alangkah beruntungnya perniagaan ini.”

Kemudian kami berangkat menuju medan perang, lelaki tersebut senantiasa berpuasa di siang hari dan qiyamullail pada malam harinya melayani kami dan menggembalakan hewan ternak kami serta menjaga kami ketika kami tidur, sampai kami tiba di wilayah Romawi.

Ketika kami sedang duduk-duduk pada suatu hari, tiba-tiba dia datang sambil berkata, “Betapa rindunya aku kepada bidadari bermata jeli.” Kawan-kawanku berkata, “Sepertinya laki-laki itu sudah mulai linglung.” Dia mendekati kami lalu berkata, “Wahai Abdul Wahid, aku sudah tidak sabar lagi, aku sangat rindu pada bidadari bermata jeli.” Aku bertanya, “Wahai saudaraku, siapa yang kamu maksud dengan bidadari bermata jeli itu.” Laki-laki itu menjawab, “Ketika itu aku sedang tidur, tiba-tiba aku bermimpi ada seseorang datang menemuiku, dia berkata, ‘Pergilah kamu menemui bidadari bermata jeli.’ Seseorang dalam mimpiku itu mendorongku untuk menuju sebuah taman di pinggir sebuah sungai yang berair jernih. Di taman itu ada beberapa pelayan cantik memakai perhiasan sangat indah sampai-sampai aku tidak mampu mengungkapkan keindahannya.

Ketika para pelayan cantik itu melihatku, mereka memberi kabar gembira sambil berkata, ‘Demi Allah, suami bidadari ber-mata jeli itu telah tiba.’ Kemudian aku berkata, ‘Assalamu ‘alaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Pelayan cantik itu menjawab, ‘Tidak, kami sekedar pelayan dan pembantu bidadari bermata jeli. Silahkan terus!’

Aku pun meneruskan maju mengikuti perintahnya, aku tiba di sebuah sungai yang mengalir air susu, tidak berubah warna dan
rasanya, berada di sebuah taman dengan berbagai perhiasan. Di dalamnya juga terdapat pelayan bidadari cantik dengan mengenakan berbagai perhiasan. Begitu aku melihat mereka aku terpesona. Ketika mereka melihatku mereka memberi kabar gembira dan berkata kepadaku, ‘Demi Allah telah datang suami bidadari bermata jeli.’ Aku bertanya, ‘Assalamualaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Mereka menjawab, Waalaikassalam wahaiwaliyullah, kami ini sekedar budak dan pelayan bidadari bermata jeli, silahkan terus.’

Aku pun meneruskan maju, ternyata aku berada di sebuah sungai khamr berada di pinggir lembah, di sana terdapat bidadari-bidadari sangat cantik yang membuat aku lupa dengan kecantikan bidadari-bidadari yang telah aku lewati sebelumnya. Aku berkata, ‘Assalamu alaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Mereka menjawab, ‘Tidak, kami sekedar pembantu dan pelayan bidadari bermata jeli, silahkan maju ke depan.’

Aku berjalan maju, aku tiba di sebuah sungai yang mengalirkan madu asli di sebuah taman dengan bidadari-bidadari sangat cantik berkilauan wajahnya dan sangat jelita, membuat aku lupa dengan kecantikan para bidadari sebelumnya. Aku bertanya, ‘Assalamu alaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Mereka menjawab, ‘Wahai waliyurrahman, kami ini pembantu dan pelayan bidadari jelita, silahkan maju lagi.’

Aku berjalan maju mengikuti perintahnya, aku tiba di se-buah tenda terbuat dari mutiara yang dilubangi, di depan tenda terdapat seorang bidadari cantik dengan memakai pakaian dan perhiasan yang aku sendiri tidak mampu mengungkapka keindahannya. Begitu bidadari itu melihatku dia memberi kabar gembira kepadaku dan memanggil dari arah tenda, ‘Wahai bidadari bermata jeli, suamimu datang!’

Kemudian aku mendekati kemah tersebut lalu masuk. Aku mendapati bidadari itu duduk di atas ranjang yang terbuat dari emas, bertahta intan dan berlian. Begitu aku melihatnya aku terpesona sementara itu dia menyambutku dengan berkata, ‘Selamat datang waliyurrahman, telah hampir tiba waktu kita bertemu.’ Aku pun maju untuk memeluknya, tiba-tiba ia berkata, ‘Sebentar, belum saatnya engkau memelukku karena dalam tubuhmu masih ada ruh kehidupan. Tenanglah, engkau akan berbuka puasa bersamaku di kediamanku, insya Allah. ‘

Seketika itu aku bangun dari tidurku wahai Abdul Wahid. Kini aku sudah tidak bersabar lagi, ingin bertemu dengan bida-dari bermata jeli itu.”

Abdul Wahid menuturkan, “Belum lagi pembicaraan kami (cerita tentang mimpi) selesai, kami mendengar pasukan musuh telah mulai menyerang kami, maka kami pun bergegas meng-angkat senjata begitu juga lelaki itu.

Setelah peperangan berakhir, kami menghitung jumlah para korban, kami menemukan 9 orang musuh tewas dibunuh oleh lelaki itu, dan ia adalah orang ke sepuluh yang terbunuh. Ketika aku melintas di dekat jenazahnya aku lihat, tubuhnya berlu-muran darah sementara bibirnya tersenyum yang mengantarkan pada akhir hidupnya.”

Makanan Pilihan Rasul untuk Ibu Hamil





Rasulullah Saw merekomendasikan beberapa makanan yang sehat untuk ibu hamil. Selain bergizi untuk diri si ibu, makanan-makanan tersebut juga mencerdaskan otak bayi yang dikandungnya. Apa sajakah makanan itu?

Kehamilan merupakan anugerah terindah bagi setiap orang tua. Karenanya, perlu menjaga kesehatan si ibu dan kandungannya agar dapat lahir dengan selamat. Masa kehamilan sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak nantinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pertumbuhan janin adalah memilih makanan yang sehat untuk ibu hamil.
Kesehatan janin dalam kandungan bergantung pada kesehatan fisik ibu. Salah satu hal yang mendukung kesehatan ibu adalah makanan yang dia makan. Karena itu, Rasulullah Saw sangat menekankan pentingnya perhatian terhadap makanan ibu hamil, khususnya makanan yang berpengaruh pada sisi psikis dan spiritual anak.
Dalam sebuah hadist disebutkan, “Orang yang sengsara telah sengsara sejak ia berada di perut ibunya dan orang yang berbahagia telah berbahagia sejak ia berada di perut ibunya.”
Maksud dari kebahagiaan dan kesengsaraan semasa di perut ibu adalah bahwa kondisi ibu tersebut menciptakan potensi pada janin untuk menjadi bahagia atau sengsara di masa mendatang. Sebagian penyakit yang diidap ibu dapat menular pada anak sehingga ia lahir dengan penyakit bawaan dan ini merupakan sebagian dari kesengsaraan hidup baginya. Atau sebaliknya, bayi akan lahir sehat dan kesehatannya itu akan terus dibawa selama hidupnya dan itu merupakan bagian dari kebahagiaannya.

Buah Pir

Berikut beberapa makanan yang dianjurkan Rasulullah Saw untuk dimakan ibu selama masa kehamilan.
Pertama adalah buah pir. Rasulullah Saw bersabda, “Makanlah buah pir karena buah itu dapat membuat terang penglihatan dan menumbuhkan rasa cinta di hati. Dan berikanlah buah ini kepada ibu yang sedang mengandung karena dapat mempercantik anak kalian.”
Buah Pir (Pear)

Luban

Kedua, luban atau kemenyan Arab. Rasulullah Saw bersabda, “Berilah luban
(kemenyan Arab) kepada istri kalian yang sedang mengandung karena itu dapat mencerdaskan anak yang sedang dikandungnya.”
Imam Ali bin Musa Ridha As berkata, “Berikanlah luban kepada istri kalian yang sedang mengandung. Jika bayi yang dikandungnya itu laki-laki, maka anak tersebut akan menjadi anak yang cerdas, pandai, dan pemberani. Jika bayi yang dikandungnya itu perempuan, maka anak itu akan menjadi cantik paras dan budi pekertinya, serta akan dihormati oleh suaminya.”

Buah Kurma

Ketiga adalah buah kurma. Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah buah kurma kepada istri kalian di bulan ke sembilan kehamilannya karena hal itu dapat membuat anak yang ia lahirkan menjadi orang yang berhati lembut dan bersih.”
Buah Kurma

Buah Delima

Para Imam Ahlul Bait As telah membuat daftar menu makanan yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh, seperti yang diriwayatkan dalam kitab-kitab hadist Ahlul Bait, misalkan Al-Kafi dan Makarim Al-Akhlaq. Makanan-makanan tersebut antara lain adalah buah delima, tin, anggur, kismis, sayuran, daging, bubur daging, hijau-hijauan, dan jenis buah-buahan lainnya.
Buah Delima

Perbanyak pula makanan yang mengandung asam folat yang berguna untuk mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si kecil. Makanan yang mengandung asam folat terdapat pada sereal, beras merah, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, brokoli, dan lainnya.

Selain itu, makanan yang dikonsumsi ibu hamil ada baiknya mengandung banyak zat besi. Zat besi berguna untuk mencegah terjadinya anemia pada saat kehamilan. Anemia berbahaya sekali bagi ibu hamil sehingga dapat menyebabkan terjadinya pendarahan saat-saat persalinan.

Di lain pihak, mereka melarang kita untuk memakan makanan yang membahayakan kesehatan seperti bangkai, darah, daging babi, arak, dan jenis-jenis makanan lain yang telah dilarang dalam Alquran dan hadist Nabi Muhammad Saw.

Sumber:
Makanan Islami - Tabloid Kisah Hikmah edisi 123 Minggu III-IV Maret 2012

Kebenaran Hadits & Sains: MASALAH HAID PADA WANITA





 Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata:

خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلاَ نُرَى إِلاَّ الْحَجَّ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِسَرِفَ أَوْ قَرِيبًا مِنْهَا حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- وَأَنَا أَبْكِى فَقَالَ « أَنَفِسْتِ ». يَعْنِى الْحَيْضَةَ. - قَالَتْ - قُلْتُ نَعَمْ. قَالَ « إِنَّ هَذَا شَىْءٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَاقْضِى مَا يَقْضِى الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِى بِالْبَيْتِ حَتَّى تَغْتَسِلِى ». قَالَتْ وَضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نِسَائِهِ بِالْبَقَرِ.
”Kami keluar (safar) bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan tujuan kami hanyalah ibadah haji. Sampai ketika kami tiba di Sarif atau dekat dengannya, aku mengalami haid. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk menemuiku sementara aku sedang menangis. Lalu beliau bertanya:”Apakah engkau mengalami nifas?” maksudnya adalah haid (menstruasi). ‘Aisyah berkata:”Aku jawab:’Iya.’” Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:”Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam. Maka lakukanlah amalan-amalan haji, hanya saja janganlah engkau Thahwaf di Ka’bah sebelum engkau mandi (setelah suci dari haidh).” 'Aisyah berkata:”Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dengan menyembelih seekor sapi yang diniatkan untuk semua isterinya.” (HR. Muslim no 2976).

Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

"إن هذا شيء كتبه الله على بنات آدم"

]”Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam.”

Adalah perkataan yang mengandung mukjizat, karena beliau shallallahu 'alaihi wasallam menetapkan suatu fakta ilmiah yang bertentangan dengan apa yang tersebar di kalangan Bani Israil kala itu, bahwa ia (haidh) pertama muncul di kalangan mereka.

Imam an-Nawawi rahimahullah ketika mensyarakh (menjelaskan) hadits ini berkata:”Sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam dalam tentang haidh ’ Ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam.”’, ini adalah hiburan peredam kesedihan baginya (‘Aisyah radhiyallahu 'anha). Dan maknanya adalah bahwa haidh itu bukan hanya menimpa engkau saja (wahai ‘Aisyah), akan tetapi semua kaum wanita dari anak cucu Adam mengalaminya, sebagaimana buang air keci dan air besar dialami oleh kaum wanita dan laki-laki dan selain mereka. Imam al-Bukhari rahimahullah berdalil dalam Shahih-nya dengan keumuman hadits ini bahwasanya haidh/menstruasi terjadi pada semua wanita anak cucu Adam, dan dengan hadits ini juga beliau (al-Bukhari) mengingkari orang-orang yang mengatakan bahwa haidh pertama terjadi pada Bani Israil” (lihat Syarh Shahih Muslim)

Dan termasuk hal yang telah menjadi ketetapan adalah bahwa haidh
memiliki kaitan secara organisme dengan sistem kehamilan pada tubuh wanita. Para dokter spesialis berkata:” Siklus menstruasi yang dialami wanita dari masa pubertas sampai masa menopause tidak lain hanyalah persiapan yang berulang-ulang untuk proses kehamilan. Maka rahim (kadnungan) mempersiapkan dirinya setiap bulan sekali untuk menerima kehamilan, jika tidak terjadi kehamilan, maka ia akan membersihkan sisa-sisa (efek) dari persiapan itu dan dikeluarkan (dari rahim), dan mulailah fase berikutnya. Dan hari pertama dari masa haidh adalah hari pertama dari siklus haidh (menstruasi), akan tetapi hari terakhir dari masa haidh adalah hari di mana berakhir sepenuhnya efek-efek menstruasi dari siklus sebelumnya. Maka haidh sebenarnya adalah tahapan bertumpuknya antara dua siklus yang berurutan.”

Maka jika sel telur wanita yang keluar dari ovarium beberapa hari sebelumnya bertemu dengan sperma laki-laki dalam masa penantiannya di tuba falllopi lalu ia (sel telur) bertemu dengan salah satu darinya (sperma), dan sel telur tersebut akan membentuk zygot.

Maka zygot ini tidak lama kemudian akan berjalan menuju rahim melalui tuba falllopi, lalu ia akan menemukan nutrisi dalam jumlah besar di dalam lendir tersebut. Dan ia menemukan bahwa membran dalam rahim menjadi tebal dan kaya akan nutrisi, lalu ia akan membuat rongga dalam rahim tersebut untuk tempat tinggalnya. Lalu ia (rongga tempat tinggalnya itu) ditutup, dan ia dicukupi dengan segala sesuatu yang dibutuhkan berupa makanan dan oksigen, sehingga ia tumbuh dan berkembang.

Adapun jika tidak terjadi penyerbukan, maka sel telur akan mati setelah 8 sampai 12 jam setelah proses pelepasannya (dari ovarium). Dan setelah itu hilanglah harapan mendapatkan kehamilan pada masa siklus ini. Maka mulailah rahim membersihkan diri dari unsur-unsur pendukung yang dipersiapkannya untuk menyambut kehamilan, sehingga kepadatannya berkurang, menyusut dan berkurang ketebalan dindingnya (dinding rahim). Suatu hal yang menyebabkan tertutupnya urat nadi yang berbentuk spiral yang membawa darah ke unsur-unsur pendukung kehamilan melalui urat nadi rahim. Jika urat nadi nadi ini tertutup maka matilah unsur-unsur pendukung kehamilan (yang ada dirahim) tersebut disebabkan terputusnya aliran (suali) darah kepadanya, dan akhirnya menjadi rusak (rapuh). Kemudian ia keluar (mengalir) melalui leher rahim, dan inilah yang dinamakan haidh (menstruasi).


Jadi haidh (menstruasi) adalah bagian dari stuktur organisme pada perempuan, sebagaimana ditetapkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau bersabda:

" إن هذا شيء كتبه الله على بنات آدم " .

]”Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam.”

(Sumber:"الأربعون العلمية" karya ‘Abdul Hamid Mahmud Thahmaz

Apa yang akan terjadi apabila semua tanda Kedatangan Imam Mahdi sudah Muncul ?




Tanda Terakhir yang MEMBUAT Para Ulama dan Ahli Hadist di seluruh Timur Tengah MERINDING dan BERGETAR ialah Sudah Mengeringnya SUNGAI EUFRAT dan Di Temukannya cadangan Emas yang Sangat melimpah di dasarnya oleh Satelit NASA, lalu nanti akan Menimbulkan Konflik dan Peperangan sehingga dari 100 orang yg berperang 99 akan tewas dan hanya 1 yang selamat.

Namun menyongsong hari kiamat tersebut muncul peristiwa-peristiwa besar yang disebut dengan asyrothus saa’ah (tanda-tanda hari kiamat). Para ulama pun menjelaskan bahwa tanda-tanda kiamat itu ada dua macam yaitu tanda shughro (kecil) dan tanda kubro (besar).

Dan sebenarnya dapat pula tanda tersebut dirinci menjadi empat macam.
Pertama, tanda shughro yang pernah terjadi dan telah berakhir. Contohnya adalah diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terbelahnya bulan.
Kedua, tanda shughro yang terus menerus terjadi dan berulang. Contohnya adalah menyerahkan amanah kepada orang yang bukan ahlinya, muncul para pendusta yang mengaku sebagai nabi, muncul wanita-wanita yang berpakaian namun hakekatnya telanjang dan merebaknya perzinaan.
Ketiga, tanda shughro yang sudah terjadi. Contohnya adalah tanah Arab akan menjadi subur dan penuh pengairan, turunnya salju di Padang Pasir di Arab.
Keempat, tanda kubro, artinya bila tanda-tanda ini muncul, maka kiamat sebentar lagi akan tiba. Di antara tanda tersebut adalah munculnya Imam Mahdi, Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa ke dunia, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj.

Tanda Kiamat Besar lainnya yang Sudah Muncul yakni Ketika ada yang menanyakan, “Mengapa kita harus mengetahui dan mengenal tanda-tanda hari kiamat ? Buat apa kita Perduli mengenai Tanda-tanda Kiamat ? Ingat, mengenalnya bukanlah hanya untuk menambah wacana. Namun ada beberapa alasan kita mesti mengenalnya.

Pertama: Mengenal tanda-tanda hari kiamat merupakan bagian dari beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Karena bagaimana mungkin seorang hamba dikatakan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, namun tidak membenarkan berita keduanya?! Padahal Allah Ta’ala berfirman, ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ, الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ “Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib.” (QS. Al Baqarah: 2-3).

Kedua: Mengenal tanda-tanda tersebut juga merupakan bagian dari rukun iman –yaitu beriman kepda hari akhir-. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan mengenai definisi iman, أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ “Iman adalah engkau beriman pada Allah, pada malaikat-Nya, pada kitab-kitab-Nya, pada para Rasul-Nya, pada hari akhir dan engkau beriman pada takdir yang baik dan buruk.”

Ketiga: Semakin mengenal tanda-tanda tersebut akan semakin memperkokoh keimanan seseorang pada hari kiamat.

Selanjutnya kita akan melihat beberapa penjelasan mengenai tanda-tanda kiamat kubro. Karena tanda-tanda ini yang biasa diperselisihkan oleh Ahlus Sunnah dan aliran yang menyimpang. Kita akan mengkaji empat peristiwa besar yaitu kedatangan Imam Mahdi, turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam, keluarnya Dajjal, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj.

Tanda Kubro Pertama: Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti Makna Mahdi Mahdi berarti orang yang diberi petunjuk dan dalam bahasa Arab mahdi masuk dalam kategori isim maf’ul. Makna ini sebagaimana terdapat dalam hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah, وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ  “Dan sunnah para Khulafa’ rosyidin (yang mendapat petunjuk dalam beramal), mahdiyin (yang mendapat petunjuk ilmu).” Ibnul Atsir mengatakan, “Yang dimaksud al mahdi dalam hadits ini adalah orang yang diberi petunjuk pada kebenaran. Mahdi kadang menjadi nama orang bahkan sudah seringkali digunakan seperti itu. Begitu pula Al Mahdi juga bermakna orang yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan akan muncul di akhir zaman. Juga mahdi bisa dimaksudkan dengan Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan ‘Ali radhiyallahu ‘anhum. Bahkan mahdi juga bisa bermakna lebih luas, yaitu siapa saja yang mengikuti jalan hidup mereka dalam beragama.”

Namun yang dimaksudkan dengan Mahdi dalam pembahasan kali ini adalah Imam Mahdi yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan datang di akhir zaman. Dia akan menguatkan agama ini dan menyebarkan keadilan. Kaum muslimin dan kerajaan Islam akan berada di bawah kekuasaannya.

Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia hidup di zaman Nabi Isa ‘alaihis salam turun dan di masa keluarnya Dajjal. Beberapa Pendapat Mengenai Siapakah Imam Mahdi Ibnul Qayim rahimahullah mengatakan, “Hadits-hadits yang membicarakan tentang Imam Mahdi ada empat macam. Ada yang shahih, ada yang hasan, ada yang ghorib dan ada pula yang maudhu’ (palsu).“ Dari sini, manusia berselisih pendapat siapakah Imam Mahdi yang sebenarnya.

Pendapat pertama, mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Al Masih ‘Isa bin Maryam. Itulah Imam Mahdi yang sebenarnya menurut mereka. Mereka beralasan dengan hadits dari Muhammad bin Kholid Al Jundi, namun hadits tersebut adalah hadits yang tidak shahih. Seandainya pun shahih, itu bukanlah dalil untuk mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Nabi ‘Isa ‘alaihis salam. Karena Nabi ‘Isa tentu saja lebih pantas disebut Mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, -pen) daripada Imam Mahdi itu sendiri. Nabi ‘Isa itu diutus sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau akan turun lagi menjelang hari kiamat.Sebagaimana pula telah diterangkan dalam hadits yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Nabi ‘Isa ‘alaihis salam akan turun di menara putih, sebelah timur Damaskus. ‘Isa pun akan turun dan berhukum dengan Kitabullah (Al Qur’an), beliau akan membunuh orang Yahudi dan Nashrani, menghapuskan jizyah dan akan membinasakan golongan-golongan yang menyimpang.

Pendapat kedua, Imam Mahdi adalah pemimpin di masa Bani Al ‘Abbas dan masa tersebut sudah berakhir. Namun hadits-hadits yang membicarakan hal tersebut seandainya shahih, itu bukanlah dalil bahwa Imam Mahdi yang memimpin Bani Al ‘Abbas adalah Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman. Ibnul Qayyim mengatakan, “Dia memang mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, namun dia bukan Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman, pen). Sebagaimana ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz adalah mahdi (yang diberi petunjuk) dan sebenarnya beliau lebih pantas disebut mahdi daripada penguasa Bani Al ‘Abbas.”

Pendapat ketiga, Imam Mahdi adalah seseorang yang berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, keturunan Al Hasan bin ‘Ali. Dia akan datang di akhir zaman di saat zaman penuh dengan kezholiman. Lalu Imam Mahdi datang dengan membawa keadilan. Inilah Imam Mahdi yang dimaksudkan dalam banyak hadits. Adapun hadits-hadits yang membicarakan mengenai Imam Mahdi, sebagian sanadnya ada yang dho’if dan ghorib. Namun hadits-hadits tersebut saling menguatkan satu dan lainnya. Inilah yang menjadi pendapat Ahlus Sunnah dan inilah pendapat yang benar.

Ibnul Qayyim kemudian menjelaskan, “Adapun Rofidhoh (Syi’ah Al Imamiyah), mereka memiliki pendapat yang keempat. Mereka berpendapat bahwa Imam Mahdi adalah Muhammad bin Al Hasan Al ‘Askariy Al Muntazhor (yang dinanti-nanti). Dia merupakan keturunan Al Husain bin ‘Ali, bukan dari keturunan Al Hasan bin ‘Ali (sebagaimana yang diyakini Ahlus Sunnah, -pen). Dia akan hadir di berbagai negeri tetapi tidak kasatmata, dia akan mewariskan tongkat dan menutup padang sahara. Dia akan masuk Sirdab Samira’ semasa kanak-kanak sejak lebih dari 500 tahun. Kemudian tidak ada satu pun melihatnya setelah itu. Dan tidak pernah diketahui berita, begitu pula jejaknya. Namun, setiap hari orang-orang Rafidhah selalu menanti dengan tunggangan kuda di pintu Sirdab. Mereka sering berteriak agar Imam Mahdi tersebut dapat keluar menemui mereka. Mereka memanggil, “Wahai tuan kami, keluarlah.” Namun mereka pun pulang dengan tangan hampa, tidak mendapatkan apa-apa. Usaha mereka yang begitu giat, hanya sia-sia belaka.”

Nama Imam Mahdi adalah Muhammad, sedangkan nama ayahnya adalah ‘Abdullah. Jadi, nama Imam Mahdi dan nama ayahnya sama dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى “Dunia ini tidak akan sirna hingga seorang pria dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku (yaitu Muhammad) menguasai Arab.” Maksud bahwa orang tersebut akan menguasai Arab adalah ia akan menguasai non Arab juga. Ath Thibi mengatakan, “Dalam hadits di atas tidak disebutkan non Arab, namun mereka tetap termasuk dalam hadits tersebut. Jika dikatakan menguasai Arab, maka itu berarti juga menguasai non Arab karena Arab dan non Arab adalah satu kata dan satu tangan.” Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan mengenai Imam Mahdi, مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِى “Dia berasal dari keluargaku. Namanya (yaitu Muhammad) sama dengan namaku. Nama ayahnya (yaitu ‘Abdullah) pun sama dengan nama ayahku.” Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ “Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.” Hadits di atas menunjukkan bahwa Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dari jalur Fathimah. Inilah pendapat yang tepat. Oleh karena itu, nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah: مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali). Waktu Munculnya Imam Mahdi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى “Dunia tidak akan lenyap atau tidak akan sirna hingga seseorang dari keluargaku menguasai bangsa Arab. Namanya sama dengan namaku.” Ibnu Katsir mengatakan, “Imam Mahdi akan muncul di akhir zaman.

Saya mengira bahwa munculnya Imam Mahdi adalah sebelum turunnya Nabi ‘Isa, sebagaimana ditunjukkan oleh hadits-hadits yang menyebutkan hal ini.” Sifat Fisik Imam Mahdi Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ “Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.” Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.” Di Masa Imam Mahdi akan Tersebar Kemakmuran dan Keadilan Di masa Imam Mahdi akan penuh dengan keadilan dan kemakmuran, berbeda dengan masa-masa sebelumnya.

Di zaman beliau, harta begitu melimpah, banyak ditumbuhi tanaman dan semakin banyak hewan ternak. Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ  “Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.”

Ditemukan, Kota Penyembah Berhala "Legenda Mesir" yang Tenggelam



Tuesday, April 30, 20130 komentar


Para arkeolog telah berhasil menemukan dan merekonstruksi kota tua yang telah tenggelam di dasar laut Mediterania sejak 12 abad silam. Sejumlah situs bukti “peradaban maju” di masa lalu, termasuk puluhan kapal, didapati terkubur di tanah liat tebal dan pasir di dasar laut.

Meski berperadaban maju, kota yang tenggelam di dasar laut itu dipastikan sebagai kota penyembah berhala. Pasalnya, seperti dilansir Telegraph, Senin (29/4), benda lain yang ditemukan adalah patung raksasa berukuran 16 kaki atau 4,8 meter, dengan beberapa patung dewa kecil lainnya. Arkeolog juga menemukan lempengan batu beraksara Yunani dan Mesir kuno serta koin emas dan batu perunggu. Benda-benda itu kemudian diangkat ke permukaan.

Menurut para arkeolog, kota yang ditemukan tersebut adalah Heracleion. Kota itu diperkirakan eksis pada abad ke-8 Masehi.

Para peneliti yang menemukan patung dewa dan kapal dalam jumlah yang banyak tak habis pikir bagaimana kota sebesar dan semegah itu bisa tenggelam di dasar laut.

Apakah itu azab karena menyembah berhala dan berlaku keji di dunia? Wallaahu a’lam bish shawab. Yang pasti banyak kota-kota “hebat” yang dihancurkan Allah dengan azab karena kedurhakaan mereka, misalnya kota Iram dan kota Sodom. Ditemukannya kembali kota-kota tersebut seakan mengingatkan bahwa sehebat apapun manusia, jika mereka menentang Allah, Dia bisa menghancurkan negeri mereka sekehendak-Nya.

Umur Jin


Sebagian orang mungkin mengira bahwa jin tidak bisa mati, begitu pula setan. Padahal tidak demikian. Jin dan setan pun bisa mati. Mereka tercakup dalam firman Allah Ta’ala,

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (26) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ (27) فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (28)

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 26-28). Dalam ayat ini dikatakan bahwa setiap makhluk itu bisa binasa (mati), termasuk pula jin dan setan.

Dalam Shahih Bukhari, dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengucapkan do’a,

أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، الَّذِى لاَ يَمُوتُ وَالْجِنُّ وَالإِنْسُ يَمُوتُونَ

“Aku berlindung dengan keagungan-Mu yang tiada sesembahan yang berhak disembah selain-Mu dan Engkau tidak mati, sementara jin dan manusia itu mati.” (HR. Bukhari no. 7383 dan Muslim no. 2717). Ini menunjukkan bahwa jin pun bisa mati, termasuk di dalamnya setan.

Adapun umur jin dan setan tiada yang mengetahuinya. Kecuali Iblis Al La’in (yang terlaknat), ia akan tetap hidup hingga hari
kiamat sebagaimana disebutkan dalam ayat,

قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (79) قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ (80) إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ (81) قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (82) إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ (83)

“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan”.Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)”. Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shaad: 79-83)

Namun untuk selain Iblis, tidak diketahui umurnya. Namun mereka lebih panjang umurnya dari manusia.

Di antara dalil pula yang menunjukkan bahwa jin bisa mati dapat kita lihat dari kisah Kholid bin Walid yang membunuh setan perempuan Al ‘Uzza (yaitu pohon yang dahulu disembah kalangan Arab).

Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat.



Referensi:

‘Alamul Jin wasy Syaithon, Syaikh Prof. Dr. ‘Umar bin Sulaiman bin ‘Abdullah Al Asyqor, terbitan Darun Nafais, cetakan kelimabelas, tahun 1423 H.


Dari artikel 'Serial 7 Alam Jin: Umur Jin — Muslim.Or.Id'

Kebenaran Sabda Nabi SAW dalam Perang Badar



Kondisi Mekah makin hari makin tidak aman bagi perkembangan Islam, terutama bagi kaum muslim yang selalu mendapat teror dan siksaan dari kaum musyrikin Quraisy. Inilah yang menjadi alasan kuat Rasulullah saw untuk mengajak kaum muslimin hijrah ke Yastrib atau Medinah.

Di Medinah ini kaum muslimin membangun kekuatan untuk menghadapi serangan kaum Quraisy. Perkembangan kaum muslimin makin kuat, bahkan mereka berani mengadakan pemboikotan wilayah dan ekonomi. Akibatnya, kaum musyrikin Quraisy menantang untuk bertempur di Badar.

Ketika Rasulullah saw meninjau lokasi perang bersama para sahabat, beliau bersabda, “Lihatlah Mekah! Ia telah melemparkan kepada kalian potongan-potongan hatinya!”. Rasulullah saw mengatakan itu kepada para sahabat sambil menunjuk tempat-tempat para pemimpin Quraisy akan terbunuh di peperangan Badar. Ternyata semua prediksi beliau terbukti ketika Perang Badar berakhir. Para pemimpin Quraisy tewas di tempat-tempat yang telah ditunjuk Rasulullah saw.

Berkaitan dengan peristiwa itu, Umar bin Khaththab bercerita, “Sebelum Perang Badar dimulai, Rasulullah berjalan di sekitar medan perang dan menunjuk ke beberapa tempat sambil berkata, Abu Jahal akan terbunuh di sini, Utbah di sini, Shayba di sini, Walid di sini, dan sebagainya. Demi Allah SWT, setelah perang selesai kami menemukan jenazah mereka persis di tempat yang beliau sebutkan tadi.” (HR. Muslim)(kisahislami.com)

10 TANDA-TANDA QIAMAT YANG BESAR



Dari Huzaifah bin Asid Al-Ghifari Ra. ia berkata: "Datang kepada kami Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan kami waktu itu sedang bertukar pikiran. Lalu beliau bersabda: "Apa yang kamu bicarakan?" Kami menjawab: "Kami sedang berbicara tentang hari qiamat." Lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya. "Kemudian beliau menyebutkannya: " Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam Alaihissalam, Ya'juj dan Ma'juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab, yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia ke Padang Mahsyar mereka." (HR. Muslim).

Keterangan Sepuluh tanda-tanda qiamat yang disebutkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam Hadits ini adalah tanda-tanda qiamat yang besar yang akan terjadi ketika hampir tibanya hari qiamat. Sepuluh tanda itu ialah:

1. Dukhan (asap) yang akan keluar dan mengakibatkan penyakit seperti selesma di kalangan orang-orang yang beriman dan akan mematikan orang kafir
2. Dajjal yang akan membawa fitnah besar yang akan menguji keimanan, sehingga banyak orang yang akan tertipu dengan seruannya
3. Binatang besar yang keluar dekat gunung Shafa di Makkah yang akan berbicara, manusia sudah tidak mau lagi beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
4. Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Maka waktu itu Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak lagi menerima iman orang kafir dan tidak menerima taubat dari orang yang berdosa
5. Turunnya Nabi Isa Alaihissalam ke permukaan bumi ini. Beliau akan mendukung pemerintahan Imam Mahdi yang sedang berkuasa pada waktu itu dan heliau akan mematahkan segala salib yang dibuat oleh orang-orang Nashrani dan beliau juga yang akan membunuh Dajjal
6. Keluamya bangsa YaJuj dan Ma'juj yang akan membuat kerusakan di permukaan bumi ini, yaitu apabila mereka berhasil menghancurkan dinding yang dibuat dari besi bercampur tembaga yang telah didirikan oleh Zul Qarnain bersama pembantu-pembantunya pada zaman dahulu
7. Gempa bumi di Timur
8. Gempa bumi di Barat
9. Gempa bumi di Semenanjung Arab
10. Api besar yang akan menghalau manusia menuju ke Padang Mahsyar

Api itu akan bermula dari arah negeri Yarnan. Menurut pendapat Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam kitab Fathul Bari beliau mengatakan: "Apa yang dapat dirajihkan (pendapat yang terpilih) dari kumpulan Hadits-Hadits Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam keluarnya Dajjal adalah yang mendahului segala tanda- tanda besar yang mengakibatkan perubahan besar yang berlaku di permukaan bumi ini. Keadaan itu akan diakhiri dengan kematian Nabi Isa Alaihissalam (setelah beliau turun dati langit). Kemudian terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya adalah permulaan tanda-tanda qiamat yang besar yang akan merusakkan sistem alam cakrawala, kejadian ini akan diakhiri dengan terjadinya peristiwa qiamat yang dahsyat itu. Barangkali keluarnya binatang yang disebutkan itu adalah terjadi di hari yang matahari pada waktu itu terbit dari tempat tenggelamnya. "

Mengapa Rasululloh Melarang Makan & Minum Sambil Berdiri


 “Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata: “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi,” (HR. Muslim dan Turmidzi). 
“Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim).

Islam sudah mengatur semua apapun kehidupan kita ini. Termasuk ketika makan dan minum.
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan. Ini karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapunminum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras,jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudianmenyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukanm erupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!”

Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.

Dr. Ibrahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusatsaraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum.

Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehinggasistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima
makanan dan minum dengan cara cepat.

Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition)
yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus –menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.
Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah, jika kita minum berdiri air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter.

Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. Oleh karena itu marilah kita kembali hidup sehat dan sopan dengan kembali ke pada adab dan akhlak Islam, jauh dari sikap meniru-niru gaya orang-orang yang tidak mendapat hidayah Islam.